Dian

April 25, 2009

Pertanyaan:
a. Deskripsikan klien yang hendak kamu layani
b. Uraikan landasan psikologis tentang pentingnya memaknai hidup.
c. Jelaskan mengapa teori tersebut (a) kamu rasa cocok untuk klien-mu.
d. Apakah landasan teologis yang dapat kamu gunakan untuk membantu klien-mu memaknai pengalaman penderitaannya?

One Response to “Dian”

  1. dian said

    a. deskripsi klien
    nama : bani
    umur : 45
    jenis kelamin : perempuan
    suku : jawa
    agama: islam

    Bani adalah seorang ibu rumah tangga, dia telah memiliki 3 orang anak laki-laki. 5 tahun yang lalu Bani ditinggal mati oleh suaminya yang seorang pegawai negeri pemerintahan. Suaminya meninggal ketika sedang mempersiapkan diri akan tugas keluar kota, penyebab dari kematian dari suaminya adalah sebuah penyakit yang cukup berbahaya yaitu penyakit vertigo, penyakit itu menyerang saraf batang otak.
    sepeninggal suaminya Bani merasa Syok karena dia tidak siap menghadapi situasi dimana dia akan hidup tanpa suaminya dan harus berjuang untuk tetap menghidupi ke-3 anaknya yang masih sangat membutuhkan biaya yang banyak untuk hidup sehari-hari dan biaya pendidikan, Bani merasa tidak sanggup untuk menjalani semua tanpa pendampingan suaminya yang selama ini selalu ada disampingnya. kepergian suaminya membuatnya sangat terpukul dan terlarut dalam kesedihan yang mendalam, selain karna kesedihan karna ditinggalkan suaminya pergi untuk selama-lamanya, Bani juga merasa tak sanggup hidup sendiri menghidupi ke 3 anaknya.

    Kebutuhan klien saya adalah pendampingan dan dukungan dari orang sekitar termasuk saya sebagai pendamping klien, sehingga klien dapat menerima kenyataan yang dihadapinya sebagai cobaan hidup dan ujian baginya dengan begitu klien dapat terus menjalani kehidupannya dan tetap harus selalu berjuang demi kelangsungan kehidupannya dan kehidupan anak-anaknya.

    b. landasan psikologis
    dari kasus klien yang saya tangani saya menggunakan buku dari Gede Prama. dari buku tersebut saya mengambil kutipan tulisan yaitu” hidup mirip dengan sekolah. ketika badai datang, itu tandanya sedang ulangan umum. begitu selesai, kita naik kelas.
    c. alasan saya mengambil kutipan dari Gede Prama sebagai landasan psikologis.
    kutipan ini saya gunakan sebagai landasan psikologis karena saya merasa bahwa kalimat kutipan inilah yang tepat diberikan pada klien saya berdasar atas apa yang sedang ia alami.
    dalam kutipan ini mengandung makna bahwa setiap perjalanan hidup pastilah ada masanya kita sebagai manusia akan mendapatkan sebuah ujian yang menandakan sebarapakah kita sebagai manusia dapat bertahan dalam menjalani cobaan yang tentunya adalah sebagai penguji kekuatan iman kita. dalam perjalanan kehidupan cobaan haruslah tetap dihadapi, bahkan seberat apapun itu haruslah kita lewati karena dengan begitu kita akan menjadi manusia yang lebih tangguh, sehingga pada akhirnya kita akan mendapatkan buah dari usaha yang telah kita lakuakan dalam menghadapi tantangan hidup. dan dari semuanya itu dapat disimpulkan bahwa dengan kutipan ini saya berharap klien dapat tersadar bahwa kehilangan yang ia alami merupakan suatau bentuk cobaan hidup, dan ia sedang diuji apakah ia sebagai manusia mampu menghadapi dan bertahan sehingga apabila ia mampu melewati cobaan yang ada, maka ia akan menjadi manusia yang setingkat lagi lebih matang dari dirinya yang sebelumnya.
    d. landasan teologis yang saya gunakan
    – Al Qur’an QS Fatir :34
    ” ya Allah, aku berlindung kepadamu dari rasa sedih dan duka cita”
    saya mencoba membantu klien dengan memberikan penjelasan seperti yang saya ketahui dari sumber tersebut bahwa kesedihan adalah teman akrab kecemasan. kesedihan dapat membuat hidup semakin bertambah keruh. ia ibarat racun berbisa bagi jiwa yang dapat menyebabkan lemah semagat, krisis gelisah dan galau dalam menghadapi hidup.
    – Al Qur’an QS Ath-Thalag ; 3

    ” dan barang siapa bertaqwa pada Allah, niscaya dia akan mengadakan bagimya jalan keluar. dan membaginya riski dari arah yang tiada sangka-sangka dan barang siapa bertawakal pada Allah akan mencukupka keperluannya.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: