PENDAMPINGAN ORANG SAKIT DALAM PERSPEKTIF LATIHAN ROHANI

February 23, 2009

Menurut St. Ignatius, spiritualitas adalah suatu latihan rohani, suatu olah batin yang dilakukan dengan tekun dan teratur sehingga kita dapat membangun hidup kita dengan bertopang di atas landasan kasih Allah, dapat menata jalan dan irama hidup kita sesuai dengan rencana Allah bagi diri kita. Jadi pusat latihan rohani itu bukanlah diri kita melainkan Allah. Dengan sengaja St. Ignatius menyebut praktik spiritualnya sebagai suatu “Latihan” karena ia hendak menekankan suatu usaha yang terus berulang secara teratur hingga selangkah demi selangkah kita dapat maju makin mendekati tujuan hidup kita. Jadi apabila kita dengan setia melakukan latihan-latihan rohani maka terbukalah peluang bagi kita untuk semakin mengenal Allah dan memahami kehendak-Nya atas hidup kita. Mengapa hal ini sedemikian penting? Karena, seperti ditandaskan Mazmur 139, Allah itu menyelami hidup kita lebih baik daripada diri kita sendiri. Allah telah memanggil kita dari ketiadaan dan Ia terus-menerus menyangga dan membina hidup kita. Setiap helai rambut dan setiap desir harapan kita itu berharga di mata Allah: Ia memahami dan memperjuangkan kebaikan kita manusia. Namun kerap terjadi, kita mengalami arus hidup kita itu sebagai suatu lintasan penderitaan atau suatu deret peristiwa tanpa makna. Menghadapi pengalaman seperti itu, reaksi spontan kita adalah memberontak atas hidup bahkan juga memberontak terhadap Allah. Dalam konteks ini, iman dapat dimengerti sebagai suatu anugerah yang membuat kita mampu menunda evaluasi negatif atas hidup semacam itu, mampu menyejukkan jiwa kita yang kalut oleh hasrat pemberontakan sehingga kita sanggup mempertahankan intuisi dasar kita bahwa kendati segala duka dan derita, Allah tetap menghasrati dan mengupayakan kebaikan yang paling penuh (ultimate good) bagi kita.

Pendampingan orang sakit yang kita lakukan harus dapat membantu klien mencapai tahap perkembangan iman semacam itu: (1) menolongnya terbuka pada pengalaman sakitnya, (2) merefleksikan seluruh pengalaman hidupnya dari dulu hingga sekarang supaya mengalami transformasi diri bahwa Allah senantiasa menemaninya, dan (3) bersedia menjadi pewarta Kabar Allah dalam kondisi sakitnya seperti itu.

Pendampingan orang sakit dapat menjadi efektif seperti itu apabila membantu klien mencintai hidup doa. Latihan Rohani juga menegaskan pentingnya kita melakukan kebiasaan “berhenti” sejenak dari kesibukan sehari-hari untuk berkomunikasi dengan Yesus untuk memperbaharui makna hidup. Kuasa doa dapat menuntun kita membiarkan Tuhan memimpin kita dengan lemah lembut untuk menyadari: kendati “sumur-sumur manusiawi” kita terasa kering dan hampa, terdapatlah di dalam diri kita yang sedalam-dalamnya suatu kehadiran ilahi yang merupakan sumber hidup dan kekuatan abadi. Sebab doa yang dimulai dengan pengakuan jujur dan terbuka tentang pengalaman penderitaan itu, justru akan menghasilkan keutuhan pribadi dan kesadaran bahwa daya hidup ilahi berdenyut juga di dalam diri kita, membawa kita pada sebuah pengalaman rohani yang dalam.

Selanjutnya, baik kita renungkan kisah berikut ini:

Sebuah film kesaksian kisah nyata yg begitu indah…. judul filmnya “Love Never Fails”. Film ini benar-benar amat menyentuh sekali. Kesaksian documentary mengenai seorang aktor Singapore yang baru menikah seminggu, dan kemudian aktor ini menderita cancer pada hidungnya…. bisa dibayangkan bagaimana penderitaannya dan juga istrinya ketika itu.

Pertama kali mendengar pernyataan dokter, ia harus menderita cancer, dia sangat shocked. Dia harus menjalani radiation treatment untuk berusaha mematikan cell dari cancer. Tetapi itu juga akan mematikan cell-cell normal, bahkan setelah radiation, untuk minum saja sesuatu yang sulit baginya. Istrinya berdoa setiap pagi, siang dan malam.

Suatu hari ia ingin makan dan minta tolong kepada istrinya, lalu ia merasa sangat kesakitan akan hal itu, istrinya tdk dapat berbuat apa-apa. Istrinya berdoa, “God you are God who can do miracle. Can you help us”. Kemudian tiba-tiba dia teringat mengenai ayat mengenai laut merah, ketika itu, si aktor melihat tangan Tuhan, memegang tangannya, dan membimbingnya mengambil gelas susu yang besar, kemudian dia meminum segelas susu hingga habis tanpa rasa sakit”. Sungguh Kuasa Allah nyata atas doa dari istrinya.

Hingga result dari dokter keluar, hasilnya sangat tidak baik, karena tumor menjadi ganas dan mulai menyerang mata kirinya dan otaknya. Tumor ini sangat amat aggresive dan dokter menyatakan hidupnya hanya tinggal 3 bulan. Perlahan demi perlahan, tumor mulai merusak muka dan rambutnya. Si istri sangat takut, bila suaminya menjadi down dan meninggalkan Tuhan. Tetapi suatu hal yang luar biasa, si suami tetap setia kepada Tuhan, dia mengerti bahwa Tuhan mengasihi dia dan dia percaya akan hal itu. Bahkan ketika dokter meninggalkan ruangan, dia berkata kepada istrinya “Alice, the bible tells us: Our lives are in the hands of God NOT in the hands of a doctor. It is not God`s will, that I go to heaven yet. I know that God wants me to experience HIM more”. Sungguh pernyataan yang amat luar biasa dengan kondisi wajah yang sudah berantakan dan hidup yang tinggal sebentar lagi. Dia selalu mengatakan “I still believe in God. I believe in our Lord Jesus Christ 100%”. Tuhan mengasihi tanpa batas. Dia Allah yang luar biasa dan hebat. Itulah yang menjadi sumber kekuatan baginya.

Dia mulai bersaksi atas segala kasih Tuhan kepadanya walau wajahnya semakin hari kian memburuk didampingi oleh istrinya yang terus setia mendampinginya. Bagaimana di dalam segala kesakitannya dan penderitaannya untuk tidur, makan dan aktivitas-aktivitas lainnya; dia merasa Tuhan tetap mengasihi dia. Setiap dia mulai putus asa, dia selalu berdoa dan minta kekuatan kepada Tuhan untuk berbicara kepadanya. Ketika dia membuka Kitab Suci, dia merasa Tuhan memberikan kekuatan padanya melalui ayat dari Joshua 1:9
“Kuatkan dan teguhkanlah hatimu! Jangan kecut dan tawar hati, sebab Tuhan Allahmu, menyertai engkau, kemana engkau pergi”.

Pernah suatu hari dia bertemu dengan orang yang tidak mengenal Yesus. Dengan wajahnya yang semakin memburuk dan mata yang hampir tak dapat dibuka, dia masih menyapa orang itu dan berkata “have you ever heard about Jesus?”. Dengan cancer yang menyerangnya dan kesakitan yang dimilikinya, dia tetap selalu mensharekan bahwa “Jesus loves you!”.

Pada tahun 1995 Chinese new year mereka kembali ke Singapore. Dan dia bertanya kepada istrinya “tahukah kamu kenapa aku kembali ke Singapore ? Kamu pasti berpikir karena saya rindu dengan orang tuaku. Tetapi sebenarnya tidak, saya kembali untuk memberitahukan bahwa God Loves those people they don`t know”. Istrinya tahu bahwa dia kembali hanya untuk menyelesaikan tugas yang Tuhan berikan kepadanya sebab sesampainya di Singapore, dia berkunjung ke keluarga, saudara dan teman-teman untuk mengatakan bahwa “God loves them!”: “Ketika saya dalam keadaan depress dan jatuh, saya membaca Kitab Suci atau mendengar tentang word of God. Akibatnya saya sungguh merasa mendapatkan kekuatan.”

Dia selalu memberitakan injil dengan bersemangat dan mengatakan Tuhan tidak pernah berubah. Dia selalu bersyukur memiliki seorang istri yang baik, bahkan dokter yang merawatnya pun begitu heran dengan kekuatan dari istrinya yang dapat bekerja melebihi kekuatan tiga suster full time di rumah sakit dalam merawatnya: istri setia menjaganya, menyiapkan makanan, membersihkan luka-lukanya dan hanya tidur di kursi untuk menemani suaminya. Suatu kenyataan bahwa “seseorang” yang diberikan Tuhan untuk kita (=sakramen), akan mendampingi kita selamanya. Dan dengan kesetiaan untuk terus bersandar kepada Tuhan, DIA akan memberikan kekuatan itu.

Ketika istrinya melihat kesehatan suaminya semakin merosot dan wajahnya semakin mengerikan, istrinya memeluk dia dan tidak pernah merasa takut. Suatu kali istrinya berkata “Setiap saya melihat wajah suami saya, saya melihat Kasih Yesus terpancar dari wajahnya. Melalui diri suami saya ini, saya melihat wajah Yesus yang menderita. Maka setiap saya melihatnya, saya selalu ingin mencium dia untuk meringankan beban deritanya. Saya sungguh-sungguh merasakan bahwa perkawinan yang Tuhan berikan sungguh merupakan suatu anugerah terbesar yang pernah Tuhan berikan sebab menyatukan kami menjadi satu. Saya belajar banyak sebagai seorang istri”.

Dalam suatu kejadian, ketika si istri melihat suaminya, dia menangis kepada Yesus dan dengan lirih berkata “Lord, life is in your hands.Lord, Ralph is Yours not mine. You Love him much more than I do. I thank You that You love him. Lord have mercy, please give me strength to through this moment”.

Di dalam kesusahannya, si istri sering menyanyikan lagu ini yang memberikannya kekuatan untuk terus memuji-muji Tuhan…..

Let us sing to the Lord a new song
Sing to the Lord all the earth
Sing to the Lord
Praise His name
Proclaim His salvation day after day…. hey
Declare His glory among the nations
His marvelous deeds among all peoples
For great is the Lord
and most worthy of praise
He is to be feared above all gods
above all gods

Satu keyakinan dari sang istri bahwa suaminya berada di surga. Dia tidak mati. Dia hanya tidur dan telah bersatu dengan Tuhan. Di sana tidak ada lagi kesakitan sebab yang ada hanyalah Kasih Tuhan yang menyelimutinya.

Satu lagu favorite dari Ralph yang selalu dinyanyikannya :
The Lord is my strength my strength
The Lord is my strength
in times of trouble
The Lord is my help, my help
The Lord is my help, an ever-present help
The Lord is my refuge my refuge
The Lord is my refuge
and my heart is steadfast
God is my strength and my help
Only God Himself is my refuge

Dari kisah diatas kita dapat melihat seorang yang begitu amat mengasihi Yesus, bahkan didalam kesakitan, penderitaan dan apapun yang terjadi di dalam hidupnya, dia selalu dapat bersyukur dan bersyukur atas segala kebaikan Tuhan. Dia selalu meyakini bahwa Tuhan selalu mengasihinya… Dia menganggap segala penderitaan yang harus dijalaninya, untuk boleh dipakai oleh Tuhan bagi sesamanya. Melalui kesaksian dirinya, banyak orang menjadi merasa dikuatkan. Bahkan seluruh keluarganya akhirnya pun menerima Kristus sebagai juru selamat. Nyatalah bahwa “di balik suatu penderitaan yang berat pun, ada rencana Tuhan yang telah disediakan. Dan rencana Tuhan amat sangat indah”.

Akhir kata, bersyukurlah dan setialah selalu dalam segala keadaan, dalam segala penderitaanmu, karena semua itu hanyalah sementara. Jadikanlah semua itu untuk mengerjakan karya Tuhan yang besar, sebagai kesaksian yang hidup. Salam Kasih.

Pertanyaan refleksi:
1. Apakah arti iman menurut kisah tersebut?
2. Apakah artinya doa menurut kisah tersebut?
3. Mengapa pendampingan orang sakit perlu membantu klien mencintai hidup doa?
4. Supaya dapat efektif membantu klien mencintai hidup doa: bagaimana pengalaman hidup doamu secara pribadi?

About these ads

20 Responses to “PENDAMPINGAN ORANG SAKIT DALAM PERSPEKTIF LATIHAN ROHANI”

  1. Edi said

    (1) iman berarti percaya pada kuasa Tuhan yang mampu melakukan pekerjaan di luar batas kemampuan diri manusia. Seseorang memiliki iman juga akan mengandalkan Tuhan dalam hidupnya dengan sikap pasrah kepada kehendakNya.
    (2) doa berarti sarana seseorang untuk berhubungan dengan Tuhan yang diimani. hubungan manusia dengan Tuhan dilakukan dengan berdoa. berdoa biasanya dilakukan dengan cara komunikasi baik secara verbal maupun non verbal yang membuat semakin dekat dengan penciptanya.
    (3)karena orang yang sakit perlu dibantu untuk lebih pasrah pada kuasaNy.
    (4)hidup doa saya rasakan dapat membuat diri menjadi tenang dan damai. Kedamaian itu sendiri akan membawa rasa bahagia yang tulus.

  2. Dessy Kristina said

    (1) Arti IMAN menurut kisah tsb yaitu kesetiaan kita kepada Tuhan krn kepercayaan kita bahwa Tuhan mengasihi umatNya.
    (2) Arti DOA menurut kisah tsb yaitu meminta kekuatan kepada Tuhan untuk berbicara kepada kita ketika kita mulai merasa putus asa dlm menjalani hidup & dlm melakukan aktivitas2 kita.
    (3) Pendampingan orang sakit perlu membantu klien mencintai hidup doa krn doa merupakan sarana bagi kita untuk berdialog dengan Tuhan dan memohon kekuatan, bimbingan serta penghiburan sehingga dlm keadaan sakit pun kita tetap yakin & percaya bahwa Tuhan selalu mengasihi kita.
    (4) Jujur saja, dlm kehidupan sehari-hari, saya jarang berdoa. Saya berdoa hanya untuk hal2 tertentu saja, misalnya jika saya sedang merasa senang krn berhasil memperoleh apa yg saya inginkan (mengucap syukur & berterima kasih kpd Tuhan) atau jika saya sedang merasa sedih, takut, & putus asa. Menurut saya, jika saya sedang berdoa, itu sama saja seperti saya sedang curhat dengan Tuhan. Tapi, bagi saya doa itu tetap penting krn kita harus selalu menjadikan Tuhan sebagai partner/rekan kita dlm melakukan segala aktivitas kita. Selain itu, hanya Tuhanlah satu-satunya sumber kebahagiaan, kekuatan, & penghiburan kita. Bersama Tuhan, hidup terasa damai. :)

  3. Sanitoh said

    1. Arti iman berdasarkan kisah di atas adalah perasaan yakin dan percaya pada Tuhan atas segala kekuatan dalam hidupnya.
    2. Arti doa berdasarkan kisah di atas adalah sebuah harapan/permohonan/ucapan syukur kepada Tuhan atas suatu hal dalam kehidupan.
    3. Pendampingan orang sakit perlu membantu klien mencintai hidup doa karena doa mampu memberikan harapan dan keyakinan besar dalam hidup.
    4. Pengalaman hidup doaku secara pribadi yaitu meyakini Tuhan selalu ada di sampingku dan Ia tahu apa yang terbaik buat ku.

  4. Novi & Nisa said

    1) Iman adalah keyakinan seseorang kepada Tuhan dengan menyerahkan hidupnya kepada Tuhan secara penuh.
    2) Doa adalah sebuah perantara untuk berkomunikasi kepada Tuhan mencakup permohonan dan rasa syukur serta berpasrah diri.
    3) Pendampingan orang sakit perlu membantu klien mencintai hidup doa karena doa merupakan sarana untuk mendekatkan dan diri kepada Tuhan, sehingga lewat doa orang yang sakit bisa berpasrah diri dengan menyerahkan hidupnya dan berharap pada Tuhan.
    4) Novi: pengalaman hidup doa saya secara pribadi belumlah sempurna (tidak setiap hari), saya berdoa hanya pada waktu saya merasa sedih, merasa butuh bantuan, dan merasa senang dengan mengucap syukur. Saya percaya Tuhan selalu mendengarkan doa saya dan mengabulkan setiap permohonan saya, walaupun tidak setiap hari saya berdoa tetapi saya yakin bahwa Tuhan adalah kekuatan saya.
    Nisa: jujur dalam hidup saya masih jarang berdoa. saya berdoa kepada Tuhan hanya pada saat saat tertentu katika saya sedang mengalami peristiwa yang terlalu menyedihkan atau menyenangkan.

  5. erna n rita said

    1)Arti IMAN menurut kisah diatas adalah suatu keyakinan seseorang yang sangat kuat terhadap kekuatan Tuhan dimana Tuhan sudah memiliki sebuah rencana yang indah jauh dari apa yang ia pikirkan sebelumnya terhadap kehidupannya.
    2)Arti dari doa melalui kisah tersebut adalah suatu hiburan, keluhan, ungkapan syukur, dimana melalui doa-doa tersebut terjalin sebuah komunikasi yang kuat dengan Allah.
    3)pendampingan orang sakit perlu membantu klien mencintai hidup doa karena doa merupakan salah satu penguatan
    dimana tidak ada kekuatan lain lagi yang bisa digunakan untuk membuat seseorang mampu berjuang agar tetap hidup di saat seseorang itu lemah.
    4)erna: berdoa bagi saya merupakan suatu uangkapan kepada Tuhan dimana saat susah dan senang dia selalu ada untuk saya dan saya meyakini itu.
    rita: doa merupakan cara saya berkomunikasi dengan Allah melalui doa-doa tersebut saya dapat mencurahkan segala apa yang saya rasakan baik susah ataupun senang hingga membuat saya merasa lebih damai dan nyaman, Allah pun terasa lebih dekat dengan saya.

  6. Ria said

    1. Iman adalah mau percaya dan yakin kepada kekuatan tangan Tuhan serta menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan.
    2. Doa adalah sebuah alat atau sarana kita untuk berkomunikasi dan berhubungan kepada Tuhan, doa bisa berupa ungkapan syukur, minta sesuatu, dsbnya.
    3. Pendampingan orang sakit perlu membantu klien untuk bisa menghargai dan menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan.
    4. Pengalaman doa menurut saya sangat membantu karena doa merupakan salah satu sarana untuk kita berbicara kepada Tuhan. doa bagi saya sangat kuat dan berarti bagi kehidupan saya sendiri.dari doa tersebut saya merasa dekat dengan Tuhan.

  7. sendy&lucia said

    1. Arti’iman’ menurut kisah tersebut yaitu: suatu sikap percaya dan yakin kepada Allah, bahwa Allah selalu menyertai, mendampingi dan memberikan kekuatan dalam situasi apapun.
    2. Arti ‘doa’ menurut kisah tersebut yaitu: suatu cara untuk mendekatkan diri dengan Allah, agar selalu diberikan kekuatan dan pengharapan dalam menghadapi berbagai peristiwa kehidupan.
    3. Karena dengan mencintai hidup doa, dapat memberikan daya kekuatan yang sangat luar biasa kepada diri klien, agar selalu kuat,sabar untuk tetap menjalani hidup dan mensyukuri serta mau menghayati penderitaan karena sakit.
    4. Lucia: dari pengalaman hidup doa secara pribadi, ketika saya berdoa, saya merasa Allah hadir dalam diri saya, dan saya percaya bahwa Allah tidak pernah meninggalkan saya, dengan berdoa saya merasa diberikan suatu kekuatan untuk dapat menghayati hidup serta mensyukuri pengalaman hidup saya.
    Sendy: dari pengalaman hidup doa secara pribadi, ketika saya berdoa, saya merasa tenang, yakin dan diberikan kekuatan bahwa Allah tidak pernah tidur dalam setiap kehidupan yang saya jalani serta memberikan pengharapan kepada saya untuk selalu bersikap sabar dalam menghadapi segala peristiwa.

  8. Ida & Agnes said

    1. Arti “iman” menurut kisah tersebut adalah suatu keyakinan akan adanya kuasa Tuhan dalam hidup sesorang dimana dapat menumbuhkan kekuatan pada diri orang tersebut.
    2. Arti “doa” menurut kisah tersebut adalah keterbukaan hati kita pada tuhan akan segala hal yang kita rasakan, alami baik itu susah ataupun senang.
    3. Pendampingan orang sakit perlu membantu klien mencintai hidup doa karena dengan demikian mengingatkan
    klien akan kasih Allah yang ingin mendewasakan dia lewat penderitaan yang sedang dialaminnya saat ini, serta menguji kesetiaaannya kepada tuhan. Dengan doa juga orang semakin dikuatkan serta ikhlas tawakal menerima keadaannya saat ini.
    4. Pengalaman hidup doamu secara pribadi:
    Ida: dari pengalaman hidup doa secara pribadi, ketika saya mengalami kesusahan dalam hidup, saya selalu berdoa kepada Tuhan karena saya yakin dengan doa saya mendapat kekuatan dan harapan yang baru bagi hidup saya. Dan bersyukur atas pengalaman dalam hidup saya.
    Agnes: berdoa adalah pengalaman paling menyenangkan buat saya, karena ketika berdoa saya menemukan ketenangan dan keyakinan bahwa saya tidak sendiri. Bagi saya berdoa adalah tempat curhat yang paling aman, sehingga apapun masalah atau kesenangan yang saya alami dalam hidup ini bisa terungkap tanpa ada yang harus ditutupi. Tapi sayang, terkadang saya juga lalai untuk mendekatkan diri pada tuhan…tetapi doa benar-benar mampu memberi saya kekuatan dan bertahan menghadapi dinamika hidup.

  9. Putri&Rose said

    1.Iman menurut kisah tersebut adalah suatu harapan dan keyakinan kepada Tuhan bahwa Tuhan adalah sumber kehidupan dan kekuatan, dengan meyakini dan berharap kepada Tuhan mampu menemukan kekuatan psikis di dalam Tuhan mampu melihat setiap peristiwa di dalam kehidupan merupakan anugrah dari Tuhan sehingga senantiasa mensyukuri setiap anugrah itu sebagai cara untuk memuliakan Tuhan.

    2.Doa menurut kisah tersebut adalah suatu pujian dan harapan yang diucapkan kepada Tuhan dengan penuh keyakinan keberserahan diri sehingga melalui doa mampu mneguhkan dan menguatkan setaip moment dalam kehidupan.

    3.Pendampingan orang sakit perlu membantu klien untuk mencintai hidup doa karena doa merupakan tanda orang percaya pada Tuhan dengan percaya pada Tuhan klien dengan sendirinya terbuka kepada Tuhan menyampaikan apa yang ia rasakan kepada Tuhan dengan jujur dan sepenuh hati sehingga klien mampu menemukan kekuatan dari Tuhan melalui doa.

    4.Pengalaman hidup doa saya adalah saya senantiasa menyamapaikan dengan terbuka kepada Tuhan apa yang saya rasakan baik saat bahagia dan pada saat saya berduka saya selalu menyerahkan hidup, jiwa dan raga kepada Tuhan karena dengan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan membuat saya mampu melihat setiap kejadian suatu anugrah yang Tuhan berikan kepada saya dan jalan yang harus saya hadapi demi hidup yang lebih baik. Itulah yang selalu membuat saya kuat menjalani hidup.Dalam doa saya menyerahkan seluruh diri dan percaya akan setiap rencananya. Jangan menuntut dan mendikte Tuhan karena DIA tahu yg terbaik bagi umatnya.Tuhan tidak akan memberikan apa yg kita minta tapi Tuhan selalu memberikan apa yg kita butuhkan. Maka percayakan hidupmu dalam tanganNYA. Semua akan dibuatNYA indah.

  10. vidi & wahyu said

    1. Iman menurut kisah tersebut adalah keyakinan yang dimiliki oleh seseorang akan adanya Tuhan yang selalu menyertai, sehingga ia percaya bahwa dalam setiap hidupnya ia tidak merasa sendirian walaupun dalam keadaan yang paling tidak menyenangkan sekalipun.
    2. Doa menurut kisah tersebut adalah sarana yang digunakan oleh seseorang untuk berkomunikasi atau mendekatkan diri kepada Tuhan agar kita memiliki kekuatan untuk terus berjuang dalam setiap moment kehidupan dan selalu mengucap syukur atas apa yang diberikan Tuhan pada kita karena kita yakin bahwa Tuhan tidak akan memberikan ujian di luar kemampuan kita.
    3. Dengan membantu klien mencintai hidup doa maka klien akan merasa dekat dengan Tuhan, merasa tenang, merasa dilindungi dan tidak takut maupun putus asa menjalani hidup dalam sakit yang dideritanya.
    4. wahyu: bagi saya doa adalah nafas hidup orang percaya. Sebagaimana kita manusia selalu memerlukan nafas kehidupan, demikian juga saya secara pribadi terus berjuang, belajar untuk selalu berdoa dalam kondisi apapun (menyenangkan maupun tidak menyenangkan). dengan berdoa saya mendapatkan kekuatan untuk menjalani hidup yang berliku-liku ini, dengan berdoa saya mengerti apa yang dimau Tuhan dalam hidup saya. terus berdoa setiap saat, waktu, detik, jam.
    Vidi: bagi saya doa adalah obat yang paling ampuh di saat kita merasa tidak berdaya. Selain itu, doa adalah cara untuk bersyukur kepada Allah atas berkah yang sudah diberikan kepada kita. Saya menyadari bahwa dalam keseharian, saya masih sering meminta dan memohon kepada Allah dan terkadang lupa untuk bersyukur atas apa yang diberikanNya pada saya, tapi saya selalu berusaha untuk selalu mengingat bahwa dalam setiap kegiatan yang saya lakukan saya harus berdoa agar setiap kegiatan itu diberkahi dan selalu ditunjukkan jalan yang lurus, jalan yang diberkahiNya.

  11. Hendra said

    1.Iman menurut kisah diatas adalah anugrah untuk tetap setia dan percaya bahwa Tuhan tidak pernah berubah dalam mengasihi walaupun dalam sakit dan menderita, seperti yang dialami oleh Ralph dan istrinya. Anugrah itulah yang membuat Ralph melihat penderitaannya bukan dengan penilaian negatif tetapi dengan suatu hasrat bahwa Tuhan itu baik dan akan selalu mengusahakan yang baik bagi dirinya dan juga istrinya. Iman yang demikian inilah yang membuat Ralph dapat berkata : “I still believe in God. I believe in our Lord Jesus Christ 100%”.

    2.Menurut kisah ini berdoa berarti berbicara pada Tuhan untuk mengucapkan syukur dan mendengarkan apa yang Tuhan inginkan dalam hidup walaupun dalam keadaan sakit dan menderita. Syukur ini dapat dilihat dari ungkapan-ungkapan dari Ralph dan istrinya yang tetap memuji dan memuliakan Tuhan. Istrinya bahkan berdoa pada Tuhan seperti ini : “Lord, life is in your hands. Lord, Ralph is Yours not mine. You Love him much more than I do. I thank You that You love him. Lord have mercy, please give me strength to through this moment”. Ia tidak menyalahkan Tuhan atas penderitaan yang dialami oleh suaminya, tetapi malah memuji dan memuliakan Tuhan. Begitu juga yang dialami oleh Ralph. Mendengarkan apa yang diinginkan oleh Tuhan terlihat dari apa yang dialami oleh Ralph. Ralph mengatakan “I know that God wants me to experience HIM more”. Kata-kata ini hanya dapat muncul karena Ralph mau mendengarkan apa yang Tuhan inginkan padanya melalui doa-doa yang ia lakukan.

    3.Pendampingan orang sakit perlu membantu klien mencintai hidup doa karena dengan doa dapat mengefektifkan orang sakit mencapai perkembangan iman. Ketika sakit orang sering mengalami bahwa ia seolah-olah ditinggalkan oleh Tuhan. Orang sering mengeluh bahwa Tuhan tidak lagi mencintainya. Membantu klien mencintai hidup doa akan membuat klien tetap berhubungan dengan Tuhan dan dekat dengan Tuhan meskipun dalam keadaan sakit. Doa itu bagaikan jembatan yang menghubungkan orang yang sakit dan Tuhan. Karena situasi yang buruk (sakit), maka klien tidak bisa dan tidak mungkin membangun jembatan itu sendirian. Kita perlu membantunya membangun jembatan itu agar ia tidak merasa kering dan ditinggalkan.
    4.Saya bukan orang yang menganut arti doa sebagai berbicara dengan Tuhan menggunakan kalimat yang panjang dan puitis, dan dilakukan ditempat yang sepi, tenang agar tercipta suasana kusuk. Kalau doa diartikan demikian jujur saya jarang melakukannya. Bagi saya berdoa bisa dimana saja, kapan saja. Begitulah yang saya alami. Ketika pagi saya bangun dan mandi saya hanya bisa membuat tanda salib tanpa mengatakan apa-apa. Ketika dalam perjalanan menuju kampus, dengan spontan saya hanya mengatakan dalam hati “Tuhan lindungi saya”. Ketika saya makan dalam hati saya hanya mengatakan “Tuhan berkati makanan ini”. Ketika saya akan tidur lagi saya hanya bisa membuat tanda salib. Itu makna doa yang saya alami. Saya percaya bahwa Tuhan tahu apa yang saya inginkan, sebelum keinginan itu saya katakan padaNya.

  12. rini said

    1. Iman merupakan sebuah anugrah yang membuat kita mampu untuk selalu yakin dan percaya akan kasih Allah.Iman yang dapat selalu menuntun kita untuk berpikir positif yang mampu menyejukkan jiwa kita yang sedang kalut dalam menghadapi penderitaan sehingga kita sanggup mempertahankan intuisi dasar kita bahwa kendati segala duka dan derita, Allah tetap menghasrati dan mengupayakan kebaikan yang paling penuh (ultimate good) bagi kita.
    2.menutut kisah ini Doa adalah berkomunikasi dengan Allah untuk bersyukur kepada Tuhan atas anugrah yang Diberikan kepada kepada kita saat kita sehat ataupun sakit. Kekuatan Doa dapat membantu kita untuk selalu berjuang dalam menghadapi situasi apapun khususnya pada saat mengalami sakit karena Allah selalu menyertai kita kemana pun kita pergi dan setiap saat.
    3.pendampingan orang sakit perlu membantu klien mencintai hidup doa karena dengan Doa dapat membantu klien memahami bahwa ia tidak sendirian, Allah yang selalu menyertai, mencintai dan selalu menemaminya. dengan hidup Doa dapat membantu klien untuk selalu tenang dan tidak takut,sperti yang dialami oleh Ralph, Dia selalu mengatakan “I still believe in God. I believe in our Lord Jesus Christ 100%”. Tuhan mengasihi tanpa batas. Dia Allah yang luar biasa dan hebat. Itulah yang menjadi sumber kekuatan baginya.
    4. Doa bagi saya pribadi merupakan sebuah pengalaman yang sangat berharga bagi saya.Apapun yang saya alami saya percaya bahwa Allah mengerti apa yang terbaik buat saya, saat2 ini saya merasa bahwa Tuhan memang maha adil.saya percaya bahwa Tuhan akan menjawab Doa yang kita panjatkan jika kita selalu setia dan percaya bahwa Allah selalu hadir didalam diri kita. pengalaman Doa ini sudah terbukti bahwa sekarang ini Ayah saya sudah peduli dan sayang pada saya serta merindukan kehadiran saya di rumah…

  13. anna & sisil said

    1.Iman menurut kisah di atas adalah keyakinan, kepercayaan dan kepasrahan kepada Tuhan bahwa Tuhan selalu mendampingi dan mencintai semua orang sehingga menjadikan seseorang menjadi lebih percaya, lebih yakin, lebih kuat dan lebih berharga dalam menjalani hidupnya baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan.Dengan adanya iman seseorang akan merasa hidupnya tenteram dan damai karena adanya kasih dan penyertaan Tuhan.
    2. Doa menurut kisah di atas tidak hanya suatu komunikasi atau cara untuk menjalin relasi dengan Tuhan, doa juga merupakan suatu “obat” yang mampu menguatkan seseorang sehingga membuat seseorang menjadi lebih tegar dan tidak merasa sendirian. Melalui doa seseorang dapat mencurahkan segala yang dirasakan dan dipikirkannya kepada Tuhan, dengan demikian beban yang dirasakan dapat berkurang dan hidupnya terasa menjadi lebih bermakna.Sebagai contohnya, Ralph dan istrinya selalu berdoa dan akhirnya Ralph dan istrinya tidak pernah mengeluh tentang beban yang dirasakannya karena mereka yakin bahwa Tuhan mengasihinya lewat penyakit dan beban hidupnya ini.
    3.Pendampingan orang sakit perlu membantu klien mencintai hidup doa karena dengan berdoa klien akan merasa pasrah kepada Tuhan dan menyerahkan segala hidupnya pada Tuhan. Melalui doa, klien tidak akan merasa sendiri karena ada tangan Tuhan yang selalu menuntun jalannya. Dengan demikian, klien akan mampu menghadapi segala rasa sakit yang dirasakan tanpa mengeluh dan menganggap bahwa sakit yang dideritanya adalah “berkah” dari Tuhan. Kita sebagai konselor perlu mendampingi klien karena banyak klien yang sakit menganggap bahwa Tuhan tidak menyayanginya sehingga akibatnya klien terus-menerus mengeluh akan sakitnya. Dengan kita membantu klien mencintai hidup doa, secara tidak langsung kita akan meringankan beban sakit yang diderita klien dan klien akan merasa diteguhkan.
    4.Anna : Saya tidak pernah menyempatkan secara khusus untuk berdoa. saya hanya sering membuat tanda salib secara spontan. saya sering mengucap syukur dan terima kasih pada Tuhan, tapi saya kurang mampu merealisasikannya lewat doa dengan kata-kata indah. saya sering “curhat” pada Tuhan tentang apa yang saya rasakan dan alami, segala pengalaman indah maupun menyedihkan. menurut saya berdoa itu adalah curhat saya kepada Tuhan.saya seperti mendapat energi baru setiap kali saya selesai curhat pada Tuhan.Doa adalah “energizer” bagiku.Tuhan mampu menyelami saya lebih dari siapapun. Jadi saya percaya Tuhan masih menyayangi dan akan selalu tahu tentang semua hal walaupun itu tidak saya ungkapkan.
    Sisil : Doa bagi saya merupakan cara berkomunikasi dengan Tuhan, karena dalam doa saya dapat mengungkapkan segala pengalaman-pengalaman yang telah saya lakukan baik pengalaman yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan. Dengan berdoa saya merasa ada sahabat yang selalu mendengarkan keluh kesah yang sedang saya rasakan. Setelah saya berdoa saya seperti mendapatkan angin segar yang menghembuskan nafas baru dalam hidup saya. Saya merasa yakin bahwa Tuhan itu selalu menyertai dan mendampingi umat-Nya baik dalam suka maupun duka, Tuhan tidak akan membiarkan umat-Nya sendiri termasuk saya.

  14. Beni dan Tio said

    1. Arti iman menurut kisah love never fails
    Iman adalah anugerah yang membuat kita mampu menunda evaluasi negatif atas hidup, mampu menyejukkan jwa kita yang kalut oleh hasrat pemberontakan sehingga kita sanggup mempertahankan intuisi dasar kita bahwa kendati segala duka dan derita, Allah tetap menghasrati dan mengupayakan kebaikan yang paling perlu bagi kita.
    Iman juga merupakan kekuatan yang menjaga manusia tidak terjatuh dalam dosa dan kesalahan dengan iman kita selalu berada dekat dengan perlindungan Allah dalam segala situasi baik situasi yang menyakitkan maupun yang membahagiakan.

    2. Arti doa menurut kisah love never fails
    Doa adalah komunikasi antara manusia dan Allah. Dalam doa manusia memuji, bersyukur, memohon kepada Allah serta mengungkapkan segala hal dalam hidupnya.
    Doa adalah bukti hubungan manusia dengan Allah. Dalam doa, manusia membiarkan hidupnya dikuasai dan diarahkan serta dikuatkan oleh Allah sendiri.
    3. Mengapa pendampingan orang sakit perlu membantu klien mencintai hidup doa
    Karena ketika orang berada pada kondisi sakit terlebih apabila berada pada situasi batas daya, orang cenderung kehilangan iman pada Allah. Konseling pendampingan orang sakit bertujuan untuk memperbaharui makna hidup klien dan kembali mendekatkan diri pada Allah Sang Pencipta dan kembali diyakinkan bahwa Allah ada dalam setiap detik hidup kita. Seperti dalam Mazmur 139, Allah itu menyelami hidup kita lebih baik daripada diri kita sendiri.
    4. Supaya dapat efektif membantu klien mencintai hidup doa bagaimana pengalaman hidup doamu secara pribadi
    secara pribadi pengalaman doa saya mengalami pasang surut. Ada saat tertentu yang membuat hidup saya meninggalkan doa seperti rasa kecewa, putus asa namun rasa kecewa dan putus asa ini mampu saya kalahkan juga berkat doa. Sedangkan ketika kebahagiaan, kegembiraan datang lebih mudah bagi saya untuk memasuki doa. Bagi saya secara pribadi doa adalah kekuatan yang selalu menuntun kita menuju kebahagiaan dan mengantarkan saya pada Allah.

  15. Hanna & Maya said

    1. Iman adalah Keyakinan yang dimilki oleh seseorang dalam ketidakberdayaannya menghadapi suatu penderitaan dalam kasus ini menderita sakit kanker, mereka tetap percaya bahwa kasih sayang tuhan selalu menyertai mererka.

    2. Doa adalah komunikasi antara manusia dengan Tuhan dalam kisah ini keluarga tersebut selalu yakin dan percaya akan kekuatan doa, yang selalu mereka panjatkan kepada Tuhan, melalui doa itu juga suaminya tetap diberi kekuatan untuk selalu bersaksi bahwa Yesuslah sang juru selamat dan hanyadidalam dialah ada sukacita.

    3.Mengapa pendampingan orang sakit perlu membantu klien mencintai hidup doa
    Karena dengan doa tersebut seseorang semakin yakin bahwa manusia itu tidak sendiri, ada kekuatan tangan Tuhan yang selalu menyertainya. Mereka tidak takut atas penyakit yang diderita, mereka yakin bahwa Tuhan akan selalu memberikan muzijat kesembuhan. Dengan doa orang akan pasrah atas segala penderitaan hidupnya dan yakin bahwa Tuhan selalu memberikan yang terbaik baginya.

    4.Supaya dapat efektif membantu klien mencintai hidup doa pengalaman hidup doamu secara pribadi
    Pengalaman doa bagi saya yaitu:
    MAYA : Dengan doa saya diberikan kekuatan dalam menjalani hidup, misalnya saya dapat menjalani hidup ini dengan senang, belajarpun dapat dengan mudahb terserap.
    HANNA: Secara pribadi saya memang tidak pernah menyepatkan diri untuk berdoa tetapi saya memiliki pengalaman pribadi dengan doa yaitu ketika saya sakit saya mendapat jamahan kasih Tuhan atas penyakit saya yang terkena DBD yang di nyatakan positif langsung sembuh berkat doa-doa orang yang mencintai saya. Dengan begitu saya semakin yakin bahwa dengan doa tiada yang mustahil bagi ALLAH.

  16. Yudha aja dech said

    1.Arti iman menurut kisah tersebut adalah sebuah keyakinan sepenuh jiwa dan raga terhadap Allah sumber dari segala sumber. Terlihat dari keyakinan sang aktor bahwa Tuhan selalu menyertaiNya dan tidak pernah meninggalkannya. Si aktor percaya bahwa segala hidupnya berasal dari Tuhan dan bukan di tangan dokter yang mem-vonis sisa hidupnya. Si aktor percaya bahwa Allah ingin dia lebih mengalami Allah dalam hidup. Karena keyakinan tersebut menjadi kekuatan tersendiri baginya dalam menghadapi berbagai penderitaan, terlebih kanker yang dideritanya.

    2.Doa dalam kisah tersebut lebih menunjukkan jeritan hati seperti dalam Mazmur 130 : “Dari jurang yang dalam, aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan.”. Justru menurut saya, jeritan ini merupakan ungkapan jujur dan menunjukkan kesadaran pada aktor tersebut dalam menghadapi ketakutan. Ketakutan tersebut disadari bahwa dia mahluk berdosa, kesepian, lemah dan berkekurangan (terlepas bahwa dia mempunyai istri yang amat setia dan mencintainya sepenuh hati). Kesadaran-kesadaran ini membuat dia peka terhadap Allah. Saya berpikir bahwa dalam ketakutan eksistensial ini (ketakutan akan maut yang siap menghampirinya) kepekaan dia terhadap Allah itu lebih besar daripada dalam situasi biasa dan sehari-hari. Seperti pengampunan baru dapat dirasakan sebagai rahmat dan anugerah oleh seseorang yang benar-benar insyaf akan kerapuhannya sebagai manusia.

    3.Pendampingan orang sakit perlu membantu klien mencintai hidup doa karena orang yang salah satu kebutuhan pokok hidupnya (sehat) hilang dan mungkin terancam, mengalami keterbatasan-daya kemampuannya. Keterbatasan daya ini kemungkinan dapat mengakibatkan klien “memberontak” terhadap Allah berdasarkan pandangan tentang Allah menurut pikirannya sendiri atau bentuk rasionalisasi tentang Allah yang penuh mukjijat. Misalnya timbul ekspresi negatif dari dalam diri klien menimbulkan tuntutan bahwa Allah harus campur tangan menyembuhkan penyakitku. Kalau Allah tidak turun tangan, aku memarahi dan membelakangi Dia yang tidak bertindak sesuai dengan keinginanku. “Tuhan tidak ada”, kira-kira begitu menurut kaum ateis. Oleh karena itu, kita perlu mendampingi klien mencintai hidup doa karena doa merupakan sarana yang menjembatani antara manusia dengan Allah. Doa merupakan curahan hati, ungkapan jujur yang terdalam dalam diri kita terhadap Allah Sang Pencipta kehidupan. Doa merupakan refleksi yang memurnikan (“berhenti” sejenak dari kesibukan-kesibukan duniawi), pemurnian dari unsur-unsur yang terlampau dihinggapi oleh kebutuhan-kebutuhan insani yang alamiah. Ungkapan tersebut dapat berupa keluhan, pujian, syukur, ataupun permohonan, baik secara verbal, maupun dalam hati. Walaupun Allah mengetahui apa yang kita perlukan sebelum minta kepadaNya (Mat 6:8) tetap kita harus meminta kepadaNya. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok pintu dibukakan (Mat 7:8).

    4.Untuk pertanyaan terkahir saya agak bingung. Pengalaman doa seperti apa yang dimaksud? Apakah doa dengan segala ritus yang menyertainya? Ataukah doa menurut persepsi pribadi? Jika harus menjawab pengalaman hidup doa dengan segala ritus, saya akui amat sangat jarang melakukannya. Namun jika persepsi pengalaman hidup doa secara pribadi, dapat dikatakan lumayan sering. Doa yang tidak bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah (Mat 6:7) Doa bagi saya pribadi segala macam ungkapan kepada Yang Transenden, Sang Sahabat (jika saya boleh menyebutNya demikian). Tidak ubahnya seperti seorang sahabat, saya mengeluarkan uneg-uneg, perasaan, pikiran, pujian, permohonan kepada Sang Sahabat saya. Terkadang juga saya dengan Dia mempunyai jarak. Itulah di saat mengalami suatu “jurang yang dalam”, yang membuat saya berseru kepadaNya. Amin!

  17. Petry & Angelia said

    1. Arti Iman menurut kisah tersebut adalah anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita yang dapat membantu kita dalam menghadapi pergulatan hidup.
    2. Ari doa menurut kisah tersebut adalah perbincangan yang intim antara kita dengan Tuhan untuk memperoleh kekuatan dalam menghadapi pergulatan hidup, untuk menyampaikan rasa syukur kita dalam segala hal dan dalam segala keadaan yang kita hadapi.
    3. Dalam pendampingan orang sakit, kita perlu membantu klien mencintai hidup doa karena doa adalah napas hidup orang percaya. Dengan doa, kita memperoleh ketenangan batin bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita disaat apapun.
    4. Petry: pengalaman saya, dengan berdoa saya merasakan ketenangan batin terlebih lagi ketika saya sedang sedih. Bagi saya, doa itu menghubungkan saya dengan Tuhan. Ketika saya sakit, saya berdoa agar Tuhan memberi kekuatan dan kesembuhan serta tidak meninggalkan saya. Hal ini terbukti ketika saya sembuh dan saya menyadari sungguh bahwa Tuhan tidak meninggalkan saya.
    Angel :Dari pengalaman doa saya selama ini, saya selalu memperoleh kekuatan dalam menghadapi masa – masa sulit. Seperti saat saya sakit, saya mendapatkan penguatan dari doa yang saya panjatkan kepada Tuhan dan saya bersyukur saya memperoleh kesembuhan.

  18. marsel said

    1.Iman menurut kisah diatas adalah tetap memiliki keyakinan yang kuat bahwa Tuhan selalu mengasihi dan tak pernah meninggalkan umatnya. seperti yang dialami oleh Ralph dan istrinya. keyakinan mereka akan kasih Tuhan itulah yang membuat mereka dapat memaknai penderitaan mereka secara positif. mereka juga percaya bahwa Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik buat mereka. dengan begitu mereka dapat memahami kehedak Tuhan atas mereka.

    2.Menurut kisah diatas berdoa berarti berpasrah diri pada Tuhan, bahwa apa yang menjadi kehendakNYA yang akan terjad pada mereka. selain itu mereka juga mengucapkan syukur dan memaknai penderitaan mereka sebagai amanah dari Tuhan tang harus mereka alami dan terima dengan senang hati.

    3.Dalam mendampingan orang sakit perlu membantu klien mencintai hidup doa karena dengan doa seseorang dapat berpasrah diri pada Tuhan dan dengan begitu orang yang sakit tidak akan merasa sendiri dalam penderitaan dan merasa ditinggalkan. Dengan doa klien akan dapat berhubungan dengan Tuhan dan akan membuat klien merasa dekat dan dirinya dicintai oleh Allah.

    4.Hidup doa menurut saya adalah saya menyerahkan sepenuhnya hidup saya kepada Tuhan. Apapun yang akan terjadi pada hidup saya adalah berkat dari Tuhan. jadi setiap saya berdoa saya selalu terlebih dahulu merefleksikan apa yang telah terjadi pada diri saya dan mengambil hikmah dari setiap pengalaman hidup sehari-hari saya. lalu langkah selanjutnya adalah bersyukur. saya yakin bahwa setiap kejadian yang saya alami merupakan rencana terbaik Tuhan, maka dalam doa hanya syukurlah yang patut saya sampaikan.

  19. rosa dan bayu said

    arti iman menurut kisah tersebut meyakini bahwa Tuhan selalu mengasihi walaupun didalam kesakitan, penderitaan dan apapun yang terjadi di dalam hidup, selalu dapat bersyukur dan bersyukur atas segala kebaikan Tuhan.

    arti doa dalam kisah tersebut, adalah komunikasi kepada Tuhan dan percaya bahwa Tuhan akan memberikan kekuatan supaya manusia tidak putus asa dan selalu percaya bahwa Tuhan selalu memberikan keajaiban-keajaiban yang tidak diduga.

    karena dengan kuasa doa dapat menuntun klien untuk percaya bahwa Tuhan memimpinnya dengan lemah lembut dan untuk menyadari bahwa kehadiran ilahi merupakan sumber hidup dan kekuatan abadi.

    pengalaman hidup doa menurut rosa:
    saya merasa kekuatan doa banyak membantu saya keluar dari masalah berat, tidak takut menghadapi kenyataan yang buruk sekalipun karena percaya Tuhan mempunyai rencana yang bagus di balik kesusahan itu.
    menurut Bayu: saya merasa kekuatan doa dapat membantu saya mendapat ketenangan batin. seperti ketika mendapat musibah orang tua saya meninggal, saya berdoa minta kepada Tuhan supaya saya bisa diberi ketabahan dan keikhlasan untuk menerima semua itu. dan ternyata doa itu sangat mujarab.

  20. monic &wicha said

    arti iman menurut kisah tersebut: iman adalah pengharapan untuk tetap memiliki kekuatan disaat mengalami penderitaan hidup.dimana dalam kisah tersebut orang bisa mengalami kesabaran untuk membantu orang lain meski dirinya sendiri merasa tidak mampu.

    doa adalah kekuatan terbesar untuk mengungkapkan apa yang sedang ia alami karena dengan doa tersebut ia tetap bersyukur dengan keadaan yang dialaminya.

    karena kuasa doa dapat menentukan kita membiarkan tuhan memimpin kita dengan lemah-lembut untuk menyadari bahwa kehidupan yang hampa akan mengalami perubahan karena adanya kehadiran allah.

    Menurut pengalaman monic,pagi dan malam saya punya saat teduh bersama tuhan dengan membaca renungan harian dan menyanyikan beberapa lagu pujian.dengan begitu saya merasa dikuatkan.
    menurut wicha pengalaman saya menjalani doa novena 3 salam maria selama 9 hari berturut-turut,dengan begitu membuat perasaan saya menjadi lega.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: